#TanyaSEO: Penolakan ‘Disavow’ Backlink, Halaman Pagination, dan Sertifikat SSL

Topik #1

Saya menolak tautan buruk setiap bulan selama 7 bulan terakhir. Saya terus melakukannya hampir sepanjang hari. Sampai kapan saya harus terus melakukan penolakkan atau pemblokiran terhadap tautan-tautan tersebut? – #TanyaSEO

Memanfaatkan Link

Jawabannya adalah tergantung. Jika alasan Anda menolak tautan adalah karena Anda melakukan beberapa hal yang sangat buruk, Anda harus terus menolak atau menghapus tautan yang buruk saat tautan tersebut diperbarui. Tautan buruk akan terus berkembang biak, dan akan terus datang kembali. Jika Anda masih menemukan banyak hal untuk ditolak setiap kali Anda memperbarui, salah satu dari dua hal yang terjadi:

Anda terlalu banyak menolak tautan: Jika Anda menolak hampir setiap tautan yang masuk, pikirkan kembali definisi Anda tentang “buruk”. Sangat mungkin Anda menolak beberapa tautan bagus (seperti direktori yang baik).
Anda memiliki beberapa sumber tautan buruk yang masih berjalan: Periksa laporan mutasi kartu kredit Anda dan pastikan Anda tidak secara tidak sengaja membayar beberapa “layanan pengiriman direktori” atau yang serupa.

Jika Anda hanya menolak karena seseorang menyuruh Anda dan Anda tidak pernah memiliki masalah dengan penalti dari Google atau tindakan manual, dan Anda tidak pernah melakukan pembuatan tautan yang buruk harus dihentikan. Menolak tautan lebih dari sekali setahun hanya membuang – buang waktu Anda.

Mengenai berapa lama Anda harus menolak tautan – tautan buruk tersebut, Anda harus memiliki sistem untuk membuang semua tautan ke dalam database (atau setidaknya spreadsheet Excel), memilah mana yang Anda tolak atau tinjau, dan kemudian hanya meninjau tautan baru.

Topik #2

Saya memiliki website besar dengan sebagian besar artikel ‘checklist’. Setiap posting memiliki lebih dari 30 daftar jadi kami menggunakan pagination dan menggunakan page break setelah setiap 5 daftar memisahkan artikel panjang. Saya melihat situs populer serupa lainnya yang menggunakan kanonikal (canonical) di konten paginasi (2,3,4,5, dll) yang mengarah ke halaman pertama. Apa ini merupakan praktek baik atau saya harus melakukan untuk meningkatkan SEO pada konten paginasi? – #TanyaSEO

Konten paginasi

Konten paginasi adalah sesuatu yang diperjuangkan oleh mesin pencari (terutama Google) untuk waktu yang lama. Masalahnya adalah, bagaimana mereka bisa mengindeks semua konten, tetapi tidak mengarahkan pengguna ke halaman kedua dari artikel tiga halaman, misalnya? Dan bagaimana mereka dapat memahami dengan jelas bahwa halaman-halaman itu terhubung?

Dulu SEO tidak akan mengindeks halaman setelah halaman pertama artikel untuk mencegah hal ini terjadi, tetapi jika bagian artikel yang relevan dengan kueri penelusuran ada di halaman 2 atau 3, Google tidak dapat melihatnya.

Kanonikalisasi memungkinkan Google untuk mengindeks semua halaman yang terkait dengan sebuah konten (baik itu artikel, serangkaian tips, atau foto dalam koleksi) dan hanya menampilkan halaman pertama (kanonis) di hasil penelusuran. Ini juga merupakan solusi yang baik, tetapi masih mempersulit Google untuk mengembalikan halaman kedua atau ketiga jika ke sanalah tujuan kueri pengguna.

Saat itulah, Google muncul dengan ide rel = “next” dan rel = “prev”. Hal ini memungkinkan webmaster untuk dengan jelas menunjukkan urutan setiap halaman yang dikanonikalisasi masuk, dan juga memberi Google kebebasan untuk mengembalikan halaman yang lebih dalam (meskipun mereka jarang melakukannya seperti yang pernah saya lihat).

Anda dapat menggunakan rel = canonical untuk mengarahkan sub-halaman ke halaman pertama. Tetapi, menerapkan rel = “next” dan rel = “prev” akan lebih baik.

Topik #3

Adakah yang tahu apakah EV SSL penuh memberikan lebih banyak dorongan SEO daripada lisensi SSL yang lebih murah? #TanyaSEO

EV SSL

“EV” mengacu pada “Extended Validation” atau Perpanjangan Validasi Diperpanjang. Ini adalah proses menghubungi bisnis untuk meminta sertifikat dan memperoleh berbagai bentuk bukti untuk menunjukkan validasi mereka sebagai bisnis. Ini mungkin termasuk mendapatkan salinan Anggaran Dasar mereka, verifikasi catatan bank, dan bukti lainnya. Walaupun mahal dan memakan waktu, tetapi dapat meningkatkan kepercayaan pelanggan potensial.

Pada kenyataannya, konsumen rata – rata tidak tahu apa artinya itu, dan selama mereka melihat ikon kunci SSL di jendela browser mereka, mereka merasa baik-baik saja. Tidak ada indikasi bahwa SSL memberikan dorongan SEO tambahan, tetapi ini masih membutuhkan pengujian secara menyeluruh.

Karena tujuan Google hanyalah untuk mengenkripsi traffic, bukan untuk mengawasi web atau membuat penilaian tentang dari siapa Anda harus membeli. Karena itu, juri berada di antara para SEO tentang apakah sebuah situs benar – benar membutuhkan SSL.

Blog Lainnya

Kemana SEO Akan Mengarah
Tips SEO

Kemana SEO Akan Mengarah?

SEO adalah bidang yang bergerak cepat dan dinamis. Terkadang dapat membuat Anda menjadi frustasi, telebih jika Anda masih menggunakan taktik kuno yang tidak mungkin berhasil.

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper matti pibus leo.

Hubungi Kami

Tentang kami