Tidak Menggunakan Tag H2, Apakah Berpengaruh Pada SEO

Tidak Menggunakan Tag H2, Apakah Berpengaruh Pada SEO?

Apakah ada implikasi pada SEO untuk halaman web yang melewatkan H2 dan langsung beralih dari H1 ke H3? Dalam ilmu SEO ini, Anda harus benar – benar memahaminya, agar tidak terjadi kesalahpahaman agar tidak membuat website Anda tidak bagus. Maka dari itu, cari tahu jawabannya disini.

Anjuran Penggunaan Tag H2

Anjuran Penggunaan Tag H2

Dalam mengkategorikan isi dan bagian – bagian konten menjadi lebih user-friendly, penggunaan heading tags bisa digunakan untuk memenuhi tujuan itu. Penerapan tag H1 – H6 membantu pengguna atau pengunjung dalam mencerna gagasan utama dari konten di website Anda dengan lebih mudah. Ketika Anda menggabungkan kata kunci yang tepat dan user friendly, maka ini menghasilkan artikel yang sepenuhnya ramah mesin pencarian.

Setiap website mempunyai desain yang berbeda – beda, namun Anda harus menggunakan tag H1 sampai H6 sesuai dengan yang dianjurkan dalam praktik SEO. Dari perspektif SEO, setelah penggunaan H1 untuk tag judul, heading tag lainnya merupakan elemen penting keseluruhan konten website ketika digunakan dengan tepat.

Namun, yang perlu Anda ingat, penggunaan tag html jangan berlebihan dan harus sesuai kebutuhan. Sebagai contoh, menurut anjuran SEO, menggunakan tag H1 merupakan salah satu elemen untuk setiap halam website Anda. Sementara, untuk menggunakan H2, maksimalnya adalah 8 buah. Kemudian, H3 – H6 boleh digunakan lebih dari 8 – tergantung kebutuhan.

Anda disarankan menggunakan kata kunci agar relevansi halaman website Anda mempunyai bobot tambahan dimata mesin pencarian. Secara keseluruhan, penggunaan keyword juga tetap harus dijaga proporsinya untuk setiap halaman. Dalam penggunaannya, keyword utama harus menjadi yang utama dan masuk ke dalam judul Anda, meta tag, dan tag <H1> dari halaman website.

Untuk heading H2, Anda bisa memasukkan keyword utama atau keyword sekunder (tambahan). Ini digunakan dapat memperkuat topik pembahasan Anda. Lebih lagi, Anda bisa menempatkan keyword sekunder di tag H3.

Tag H1 atau Heading 1, secara teknis digunakan sebagai heading atau “judul” dokumen. Biasanya, “Heading” juga akan menjadi “Title” dari halaman (seperti dalam judul HTML), itulah mengapa “nasihat” yang tegas tentang tidak membuatnya sama sangat konyol (tapi saya ngelantur).

Dalam aturan lama HTML, sebelum munculnya CSS, H1 akan menjadi teks terbesar di halaman, H2 terbesar kedua, H3 ukuran berikutnya, dan seterusnya. Oleh karena itu, mesin pencari biasanya memberikan bobot yang lebih tinggi pada teks terbesar pada halaman.

Pendapat pakar SEO dan Kegemaran Mereka Dalam Melanggar Aturan

Pendapat pakar SEO dan Kegemaran Mereka Dalam Melanggar Aturan

Beberapa orang mengetahui bahwa mereka dapat membuat kode apa pun sebagai tag H, tetapi menggunakan CSS untuk mengontrol ukuran dan posisi teks. Jadi mesin pencari masih menggunakan sinyal klasik ini, tetapi menjadi waspada. Seiring waktu, sinyal ini menjadi semakin tidak penting.

Anda tetap disarankan untuk memiliki satu H1 yang menggunakan kata kunci inti mereka dan setidaknya satu H2 yang menggunakannya. Ini dapat membantu menyusun halaman Anda secara visual dan memberikan petunjuk penting tentang topikalisasi halaman.

Tetapi, Bing (menurut Duane Forrester) melanjutkan catatan yang menyatakan bahwa mereka hanya melihat H1 dan H2 pertama dalam hal memberikan bobot tambahan, dan Google telah mengindikasikan (meskipun tidak dikatakan secara eksplisit) bahwa mereka menggunakan strategi serupa.

Dengan meningkatnya Angular, bahasa pengkodean berbasis JavaScript lainnya, dan lebih sedikit ketergantungan pada HTML tradisional, rekomendasi ini membawa bobot yang jauh lebih sedikit daripada sebelumnya.

Anda tetap bisa menggunakan H1 dan H2, tetapi pastikan bahwa:

  • Topik halamannya jelas
  • Teksnya disajikan dengan baik
  • Ini ditampilkan dengan baik di seluler

Dengan melakukan ini, Anda akan menangani tiga hal yang lebih berbobot daripada tag header.

Blog Lainnya

I am text block. Click edit button to change this text. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper matti pibus leo.

Hubungi Kami

Tentang kami